Cari Info Lain tentang Kucing di Sini

5 Alasan Jangan Memelihara Kucing Hutan

Alasan Jangan Memelihara Kucing Hutan - Dengan harga kucing hutan yang cukup tinggi di pasar gelap, banyak pemburu berusaha memburu kucing liar yang populasinya semakin langka. Meski hampir semua jenis kucing hutan di Indonesia sudah dilindungi undang-undang, namun tetap saja hal ini tak dapat menghentikan aktivitas perburuan liar hewan satu ini. Selain pihak pemburu, para konsumen yang notabene adalah pecinta kucing juga bisa menjadi pihak yang dipersalahkan. Kesadaran kebanyakan masyarakat kita untuk tidak memelihara hewan liar secara ilegal masih cukup memprihatinkan. Tak heran dengan permintaan pasar yang masih cukup tinggi, para pemburu pun tetap bersemangat untuk menangkap hewan dilindungi ini dari alam liar.
jangan beli dan pelihara kucing hutan!
Sebagai pecinta hewan, seharusnya kita bisa mengambil langkah yang positif untuk mendukung upaya konservasi hewan-hewan yang terancam punah, khususnya kucing hutan. Jika tak mampu mendukung upaya-upaya konservasi langsung di lapangan, minimal kita tidak ikut menjadi pembeli dan pemelihara hewan liar ini, agar pasar jual beli kucing hutan menjadi sepi dan membuat para pemburu liar tak lagi punya ruang untuk memburu hewan satu ini.

Selain itu, masih banyak alasan lainnya yang mendukung untuk tidak coba-coba memelihara kucing hutan di rumah. Berikut ini 5 alasan jangan memelihara kucing hutan yang mungkin akan membuat anda berpikir ulang saat berniat untuk memiliki hewan dilindungi ini sebagai peliharaan.

1. Kucing hutan adalah salah satu hewan yang dilindungi undah-undang, jika anda nekat memelihara hewan ini, bersiaplah untuk mendapat hukuman berat!

Membunuh, menangkap, atau memelihara hewan yang dilindungi hukum bisa mendapat hukuman berat berupa kurungan penjara dan denda yang sangat besar. Jika anda nekat memelihara kucing ini, jangan kaget jika sewaktu-waktu ada petugas dari BKSDA yang akan menangkap anda untuk diberi hukuman berat.

2. Masih banyak kucing jenis lain yang lebih cantik dari kucing hutan.

Daripada memelihara kucing hutan secara ilegal, lebih baik anda mencari jenis kucing lain yang sama eksotisnya dengan kucing hutan namun dapat secara legal dipelihara di rumah. Ras kucing seperti kucing bengal atau kucing savannah bisa jadi pilihan bagus yang tak kalah menarik dari kucing hutan. Meski harga kucing bengal dan kucing savannah memang cukup tinggi, namun tentu tak bakal sebanding dengan hukuman denda besar yang mengancam jika anda nekat memelihara kucing hutan.

3. Memelihara kucing hutan sama dengan mendukung upaya perburuan hewan liar.

Meski tak melakukan perburuan secara langsung, dengan ikut membeli dari para penjual ilegal dan kemudian memelihara kucing hutan di rumah, otomatis anda ikut terlibat atau mendukung perbuatan keji yang membunuh populasi hewan di alam.

4. Jika suatu hari semua jenis kucing hutan telah punah di alam liar, anda sebagai pemelihara bisa dikategorikan sebagai salah satu penyebab punahnya hewan ini.

Dengan kondisi populasi yang memprihatinkan seperti sekarang ini, persentase kemungkinan kucing hutan untuk punah dalam beberapa tahun ke depan cukup tinggi untuk terjadi. Dan jika hal ini benar terjadi, jangan menyesal kalau anda dikategorikan sebagai salah satu penyebabnya karena turut mendukung upaya perburuan liar hewan ini.

5. Memelihara kucing hutan sama dengan mengganggu keseimbangan ekosistem yang berarti anda termasuk salah satu perusak alam.

Merusak alam tidak hanya bisa dilakukan dengan cara menebang pohon-pohon secara ilegal di hutan atau dengan mengotori lingkungan dengan sampah berbahaya saja, melakukan perburuan atau ikut mendukung perburuan hewan liar pun bisa dikategorikan sebagai perbuatan yang turut merusak alam. Mendukung upaya perburuan hewan liar akan mengakibatkan populasi hewan tersebut di alam liar menjadi berkurang, yang mana akan berpengaruh pada keseimbangan ekosistem yang merusak alam. Contoh efeknya, tanpa hewan predator seperti kucing hutan, populasi tikus liar, ular dan lain-lain bisa meningkat dan menyerang kawasan penduduk.

***

Itulah beberapa alasan mengapa anda jangan menjadi salah satu pemelihara kucing hutan yang mungkin bisa anda pertimbangkan saat hendak membeli hewan cantik ini di pasar gelap. Semoga bermanfaat.

5 Alasan Jangan Memelihara Kucing Hutan | Kucing Males | 5